Tugas Pendahuluan 1



 1. Kondisi[kembali]

Percobaan 2 Kondisi 8

Buatlah rangkaian seperti gambar percobaan 2.b, ganti probe menjadi led Biru

 2. Gambar Rangkaian Simulasi [kembali]

Rangkaian Pada Modul


Rangkaian Simulasi


 3. Video Simulasi [kembali]


 4. Prinsip Kerja Rangkaian [kembali]

Rangkaian percobaan ini merupakan sistem penghitung naik dan turun (up/down counter) 8-bit yang tersusun dari dua buah IC 74193 yang masing-masing berfungsi sebagai counter 4-bit. IC 74193 dapat menghitung secara naik maupun turun tergantung pada sinyal logika yang diberikan pada pin kontrol UP dan DOWN. Kedua IC ini dihubungkan secara berantai (cascade) sehingga menghasilkan total delapan bit keluaran, di mana output dari IC pertama akan menjadi input pengendali bagi IC kedua.

Setiap IC menerima data masukan paralel (D0–D3) melalui delapan buah saklar SPDT (B0 sampai B7) yang berfungsi sebagai pengatur data awal atau preset. Saat sinyal Parallel Load (PL) diaktifkan, data dari saklar akan langsung dimasukkan ke output IC sebagai nilai awal perhitungan. Dua buah gerbang logika NOR (U3 dan U4) digunakan sebagai penghasil sinyal logika kontrol untuk menentukan arah hitungan, apakah sistem akan menghitung naik atau turun.

Ketika sinyal clock diberikan ke input IC, setiap pulsa clock akan menyebabkan perubahan keluaran biner pada pin Q0–Q3. Karena kedua IC bekerja secara sinkron dan berantai, perubahan ini akan menghasilkan urutan hitungan biner 8-bit mulai dari 00000000 hingga 11111111 pada mode naik, atau sebaliknya dari 11111111 ke 00000000 pada mode turun.

Output dari kedua IC dihubungkan ke delapan buah LED biru melalui resistor pembatas arus. LED-LED tersebut akan menyala sesuai dengan kondisi logika HIGH pada masing-masing bit keluaran, sehingga menampilkan hasil hitungan dalam bentuk visual biner. Dengan demikian, perubahan pola nyala LED menggambarkan proses perhitungan naik atau turun yang terjadi di dalam sistem counter.

Secara keseluruhan, rangkaian ini memperlihatkan cara kerja penghitung biner 8-bit dengan kontrol arah hitungan menggunakan logika NOR serta indikator visual berupa LED. Percobaan ini menunjukkan bagaimana dua buah IC counter 4-bit dapat dikombinasikan untuk menghasilkan sistem penghitung dengan kapasitas yang lebih besar, serta bagaimana sinyal clock dan logika kontrol menentukan urutan perhitungan yang dihasilkan.

 5. Link Download [kembali]













 

Komentar

Postingan populer dari blog ini